
Kuala Lumpur Malaysia – Pondok Pesantren Edi Mancoro kembali menunjukkan eksistensinya di kancah internasional melalui produk unggulan karya santri, Sureplus Apparel. Brand apparel yang dikelola dan dikembangkan oleh para santri tersebut turut diperkenalkan dalam ajang International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 5 yang berlangsung di Malaysia, Singapura, dan Thailand pada 6–12 Mei 2026.
Melalui delegasi santri M. Nur Wafa Lutfi, Sureplus Apparel hadir sebagai representasi nyata keberhasilan pesantren dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis kreativitas dan kewirausahaan santri. Kehadiran produk tersebut menjadi bukti bahwa santri tidak hanya mampu berprestasi dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga mampu menghasilkan produk berkualitas yang memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Sureplus Apparel merupakan salah satu unit usaha kreatif Pondok Pesantren Edi Mancoro yang bergerak di bidang konveksi dan produksi pakaian olahraga, jersey, serta berbagai kebutuhan apparel lainnya. Dikelola dengan semangat profesionalisme dan inovasi, brand ini menjadi wadah bagi santri untuk belajar dunia usaha sekaligus mengembangkan keterampilan desain, produksi, dan pemasaran.
Dalam forum internasional tersebut, M. Nur Wafa Lutfi memperkenalkan Sureplus Apparel kepada peserta dari berbagai daerah dan negara sebagai contoh nyata implementasi konsep pesantren mandiri. Produk yang dipamerkan mendapat perhatian karena menunjukkan bagaimana pesantren mampu mengintegrasikan pendidikan, kreativitas, dan pemberdayaan ekonomi dalam satu ekosistem yang berkelanjutan.
“Sureplus Apparel bukan sekadar produk konveksi, tetapi juga simbol semangat kemandirian santri. Kami ingin menunjukkan bahwa santri mampu berkarya, berinovasi, dan menghasilkan produk yang berkualitas serta memiliki daya saing global,” ujar M. Nur Wafa Lutfi, Delegasi Santri Edi Mancoro yang sekaligus mendesain Karya tersebut.
Karya santri ini tersebut juga mendapatkan apresiasi dari para tokoh yang hadir dalam kegiatan ICSM Batch 5. Founder Santri Mendunia, Gus Moh Abdul Aziz Nawawi, bersama Gus Rifqil Muslim Suyuthi, memberikan apresiasi atas langkah santri Edi Mancoro yang tidak hanya aktif dalam forum akademik internasional, tetapi juga membawa dan memperkenalkan produk karya santri yang telah memiliki daya saing hingga menembus pasar ekspor.
Menurut mereka, langkah tersebut menjadi contoh nyata bahwa pesantren mampu melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus produktif dalam bidang ekonomi kreatif. Kehadiran Sureplus Apparel di forum internasional menunjukkan bahwa karya santri memiliki kualitas yang mampu bersaing dan diterima di pasar global.
Keberhasilan membawa Sureplus Apparel ke forum internasional menjadi langkah penting dalam memperluas jejaring dan memperkenalkan potensi ekonomi kreatif pesantren kepada dunia. Bahkan, produk-produk yang dihasilkan unit usaha Pondok Pesantren Edi Mancoro telah menjangkau pasar yang lebih luas dan menjadi bukti bahwa karya santri mampu bersaing di era global.
Partisipasi ini sekaligus mempertegas komitmen Pondok Pesantren Edi Mancoro dalam mencetak generasi santri yang unggul, mandiri, dan produktif. Melalui Sureplus Apparel, pesantren membuktikan bahwa pendidikan pesantren tidak hanya melahirkan generasi yang kuat dalam ilmu dan akhlak, tetapi juga mampu menjadi pelaku usaha kreatif yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan perekonomian bangsa.
Dengan tampilnya Sureplus Apparel di forum internasional ICSM Batch 5, Pondok Pesantren Edi Mancoro kembali menegaskan bahwa santri Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari perubahan global melalui karya, inovasi, dan semangat kemandirian yang terus berkembang. Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa produk karya santri tidak hanya mampu menembus pasar ekspor, tetapi juga mendapat pengakuan dan apresiasi di forum internasional, semoga menjadi inspirasi dan membawa keberkahan untuk semua.

